Ia menegaskan, berdasarkan pemeriksaan awal, peristiwa tersebut merupakan kecelakaan tunggal, bukan bentrokan atau tawuran antarpelajar.

Polisi masih menyelidiki kasus tersebut untuk mengidentifikasi dan mencari rombongan pelajar yang membawa senjata tajam dan diduga memicu kepanikan korban.

Suhardono juga mengimbau orang tua dan pihak sekolah meningkatkan pengawasan serta pembinaan terhadap aktivitas siswa di luar jam sekolah guna mencegah kejadian serupa.