Namun, sejak 2 November 2026 sekitar pukul 21.00 WIB, keduanya tidak dapat dihubungi. Dari keterangan yang diterima pihaknya, diduga para pendaki itu melakukan pendakian tanpa melalui prosedur perizinan resmi yang berlaku.
"Upaya pencarian informasi mengenai keberadaan kedua korban telah dilakukan oleh pihak terkait. Pada 4 November 2026 diketahui bahwa keduanya menyewa sepeda motor di Terminal Lumajang untuk menuju kawasan Ranu Pani," tutur Astawa.
Selanjutnya, Kamis (5/11), pihak penyewa kendaraan bersama petugas RPTN Ranu Pani melakukan pencarian. Kemudian pada Jumat (6/11), pukul 13.00 WIB, sepeda motor yang disewa ditemukan di ladang milik warga sekitar kawasan pendakian Gunung Semeru.
"Temuan tersebut menjadi salah satu petunjuk dalam upaya pencarian kedua pendaki. Kami segera mengerahkan personel untuk melakukan operasi pencarian dan Tim Rescue Pos SAR Jember bergerak menuju lokasi kejadian dengan estimasi perjalanan sekitar tiga jam 26 menit," kata Astawa.
Ia mengatakan operasi SAR melibatkan Tim Rescue Pos SAR Jember sebanyak empat personel dan Tim Rescue Kantor SAR Banyuwangi sebanyak lima personel, serta unsur TNBTS, Polrestabes Surabaya, BPBD Kabupaten Lumajang, dan masyarakat setempat.