"Saya utamakan kepentingan nasional daripada kepentingan kelompok, karena itu saya berusaha untuk merangkul semua kekuatan," imbuhnya.

Hari ini, Prabowo menggelar Sidang Kabinet Paripurna untuk dua tahun pemerintahannya bersama Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka. Rapat itu dihadiri seluruh jajaran Kabinet Merah Putih yang dipimpinnya.

Dalam pembukaan sidang kabinet paripurna 2 tahun pemerintahannya, Prabowo menyinggung soal posisi Indonesia dalam menghadapi kekuatan asing. Menurut Prabowo ada kecenderungan yang belum dihilangkan melihat prestasi luar negeri lebih bagus ketimbang nasional.

"Mungkin karena kita terlalu lama dijajah, sering kita tidak bangga dengan prestasi kita sendiri, bahkan lebih hormat ke prestasi asing daripada prestasi kita sendiri," kata Prabowo dalam SKP yang juga disiarkan secara langsung saluran Youtube Sekretariat Presiden.

Menurut Prabowo selama dua tahun jadi Presiden RI, dia dan kabinetnya mampu menunjukkan kerja dengan hasil nyata meskipun 'diserang' pihak asing yang takut Indonesia bangkit.

"Saya bangga jadi presidenmu, karena dalam dua tahun kita telah kerja dengan hasil yang nyata. Saudara-saudara, kita diserang, bangsa Indonesia selalu bangkit kalau diserang dengan keras, karena Bangsa Indonesia sesungguhnya sangat tidak berkenan berdirinya Bangsa Indonesia bagi bangsa-bangsa tertentu di dunia ini," tutur Prabowo.

"Dari sejak kita [negara Indonesia] lahir, kita diganggu, karena Indonesia ini sangat kaya," sambungnya.