NADIKABAR.COM — Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Mukhtarudin menegaskan bahwa selama dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo, Kementerian P2MI telah berhasil mencegah sekaligus menyelamatkan 6.555 pekerja migran yang akan ditempatkan di luar negeri secara non-prosedural.

"Dalam periode Oktober 2024 hingga 5 Oktober 2026, KP2MI mencatat 6.555 Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) dalam kategori pencegahan," kata Menteri P2MI Mukhtarudin kepada NadiKabar di Jakarta, Senin.

Selain melakukan upaya pencegahan, KP2MI juga telah memfasilitasi pemulangan 43.671 PMI bermasalah, dan pemulangan 1.234 jenazah pekerja migran kembali ke tanah air. Secara keseluruhan, KP2MI mencatat 51.460 layanan kepulangan dalam periode tersebut.

Mukhtarudin menegaskan bahwa kementeriannya akan terus meningkatkan pelindungan bagi pekerja migran Indonesia, dan memastikan kehadiran negara kepada pekerja migran Indonesia, baik sebelum mereka berangkat, selama bekerja di negara penempatan hingga mereka kembali ke tanah air.