NADIKABAR.COM — Pemerintah mencatat realisasi investasi sebesar Rp3.923,2 triliun selama dua tahun pertama pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, terhitung sejak Oktober 2024 hingga September 2026.

Hal tersebut disampaikan Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) sekaligus Kepala BPI Danantara Rosan Roeslani dalam laporannya pada Sidang Kabinet Paripurna (SKP), di Jakarta, Rabu (21/10).

"Mulai bulan Oktober 2024 sampai dengan September 2026, total investasi yang sudah masuk sebesar hampir Rp4.000 triliun Bapak Presiden, atau Rp3.923,2 triliun," ucap Rosan dalam keterangan Sekretariat Presiden, Jumat.

Rosan menjelaskan bahwa dari sisi penyerapan tenaga kerja, realisasi investasi selama periode tersebut telah menyerap 5.485.944 orang. Sementara itu, investasi di luar Jawa mencapai 51,8 persen, sedangkan investasi di Jawa tercatat 48,2 persen.