"Apalagi, pencapaian itu bukan sesuatu yang mudah didapatkan. Pasti ada proses-proses di balik itu. Jadi, dibanding harus terlalu menyesali, saya merasa saya harus bersyukur dan evaluasi lagi. Terutama soal ketenangan permainan serta adaptasi terhadap perubahan pola lawan perlu dipertajam lagi," ujar Mutiara.
Ia mengatakan pencapaian tersebut merupakan kali kedua dirinya berhasil menembus semifinal turnamen level Super 100.
Mutiara menilai ketenangan saat bertanding dan kemampuan menyesuaikan pola permainan dengan perubahan strategi lawan menjadi aspek yang perlu diperbaiki.
Sementara itu, Lo Sin Yan Happy mengaku senang dapat kembali mencapai final setelah sekitar enam bulan tidak tampil pada partai puncak turnamen.
"Saya rasa sudah sekitar setengah tahun yang lalu. Jadi, ini adalah momen yang sangat menyenangkan bagi saya," ujar Lo.