Ia mengingatkan mahasiswa Indonesia tidak hanya membawa nama pribadi, tetapi juga menjadi representasi bangsa di negara tempat mereka menuntut ilmu.

"Amanah ini menjadi awal dari tanggung jawab yang lebih besar pada masa mendatang. Di balik beasiswa yang kalian terima, terdapat harapan, keringat, dan doa rakyat Indonesia. Karena itu, teruslah maju, tekun menuntut ilmu, mengembangkan kemampuan, dan mempersiapkan diri untuk menjalankan profesi serta pengabdian di masa depan," ucap Kuncoro Giri Waseso.Sementara Ketua Baznas RI Sodik Mudjahid mengatakan program ini merupakan upaya Baznas untuk menjaga keberlangsungan pendidikan dan mencetak generasi unggul, berakhlak, serta berdaya saing global menuju Indonesia Emas 2045.

"Tahun 2026 Baznas menargetkan 300 mahasiswa penerima Beasiswa Cendekia Baznas (BCB) Timur Tengah dari seluruh provinsi di Indonesia. Untuk pelaksanaan program BCB Timur Tengah 2026, Baznas menyiapkan alokasi anggaran sebesar Rp8.162.500.000 untuk jangka waktu dua tahun atau 24 bulan," katanya.