Menyongsong 75 tahun hubungan diplomatik Indonesia–Kanada pada 2027, Dubes juga mengajak para tamu untuk menghayati filosofi para perajin batik.
"Hal-hal yang langgeng dibuat titik demi titik, garis demi garis — dengan kesabaran, ketelitian, dan komitmen dari kedua belah pihak," katanya.
Anggota Parlemen Kanada sekaligus Ketua Bersama Kelompok Persahabatan Parlemen Kanada–RI, Sameer Zuberi, menilai peringatan hari batik penting untuk memperdalam pemahaman publik Kanada tentang Indonesia.
"Batik, yang diakui UNESCO sebagai Warisan Budaya Takbenda Kemanusiaan, adalah pintu yang indah untuk mengenal Indonesia, yang bukan hanya sebagai mitra ekonomi bagi Kanada, tetapi juga sebagai bangsa dengan kekayaan budaya yang luar biasa," katanya.