Witjaksono bahkan menawarkan penjajakan kerja sama di sektor maritim dengan otoritas Puntland demi memperlancar dialog dan memberi dorongan bagi mereka untuk membebaskan para ABK.
Dialog intensif juga dijajaki pihaknya dengan jejaring komunitas masyarakat dan LSM setempat.
Ia kemudian mengungkapkan bahwa para ABK MT Honour 25 kemudian diselamatkan melalui operasi bersenjata yang dilakukan otoritas Puntland pada 29 September 2026.
Informasi tersebut, katanya, berhasil didapat dari jejaring setempat yang pada awalnya mengungkapkan adanya operasi pembebasan sandera di kapal lain yang dibajak perompak.