Dalam jumpa pers pada Kamis (10/9), Bagnaia menilai Ducati akan lebih dominan seandainya turun dengan GP24 musim ini. Motor tersebut memberinya 10 kemenangan dalam semusim di tahun 2024, yang merupakan torehan terbaiknya.

Menanggapi komentar itu, bos Ducati Davide Tardozzi menegaskan komitmen pihaknya untuk terus memperbaiki kondisi Bagnaia, sekalipun ia akan pindah ke Aprilia tahun depan.

"Saya pikir Pecco (panggilan Bagnaia) punya opininya sendiri, namun setelah musim 2024 kami berhasil menjadi juara pada 2025," ujar Tardozzi pada Jumat (11/9), dikutip Crash.

"Namun, maksud saya, Pecco masih menginginkan rasa percaya diri yang dulu diberikan oleh motor lamanya, dan sayangnya dia belum menemukannya pada motor baru ini."