NADIKABAR.COM — Sebuah ambulans milik Sedekah Bareng (Saber) gagal menjemput pasien di Desa Trosemi, Kecamatan Gatak, Kabupaten Sukoharjo, karena terkendala saat mengisi Pertalite di SPBU yang berada di Desa Kadilangu, Kecamatan Baki. Akibat hal itu, SPBU kemudian didatangi sejumlah mobil ambulans.
Ketua relawan Saber, Wirawan, mengatakan kejadian itu terjadi usai ambulans Saber 01 melaksanakan kegiatan di Rumah Sakit Kustati, Solo. Kemudian mendapatkan permintaan menjemput pasien dari Gatak ke RSUD dr. Moewardi Solo pada, Senin (31/8/2026).
Dijalan, bensin ambulans sudah hampir habis. Ambulans 01 yang dibawa salah satu relawan Saber itu kemudian hendak mengisi pertalite di SPBU Kadilangu sekira pukul 11.50 WIB. Wirawan menjelaskan, selama ini tidak ada masalah pengisian pertalite pada unit ambulansnya dengan barcode dan kondisi kendaraan yang ada.
"Memang barcode itu dibuat pertama tahun 2022, dengan foto ambulansku jaman itu dengan branding orange garis-garis. Setelah beberapa tahun, sudah berubah branding, dan sekarang dipermasalahkan karena tidak sesuai dengan foto, dan diminta update foto," kata Wirawan saat dihubungi NadiKabar, Selasa (1/9/2026).
Dia menjelaskan, relawannya keberatan jika harus melakukan update foto kendaraan. Sebab, ambulans dalam kondisi menjemput pasien. Sehingga sempat terjadi perdebatan.