Sidik juga menyebutkan warga ikut membantu petugas damkar memadamkan api. Dia mengatakan banyak bangunan yang sulit dijangkau air.

"Saya bukain pintu, itu kan tiga lantai, Pak. Saya bukain pintu, 'Silakan,' saya bilang. Karena atas itu enak nyemprotnya dan jangkauannya luas, saya bilang. Setelah jam 5 sore kurang lebih sudah mati, yang saya sayangkan ada korban jiwa tetangga saya belakang rumah. Dua orang, nenek sama cucunya," kata Sidik.

Sebanyak 150 rumah hangus akibat kebakaran kemarin sore. Luas area terdampak kebakaran sekitar 6.400 meter persegi.

"Objek terbakar 150 rumah," kata Kasiops Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Sudin Gulkarmat) Jakut, Gatot Sulaiman, dalam keterangannya, Rabu (14/10).

Rumah-rumah yang terdampak kebakaran berada di wilayah RT 17 dan RT 07 RW 14 Kelurahan Penjaringan. Dilaporkan ada 500 jiwa dari 200 keluarga yang terdampak kebakaran.

Ketua RT, Oman (50), mengatakan saat ini korban terdampak kebakaran sudah mengungsi di dua musala. Dia mengatakan pemerintah setempat juga sudah mengirimkan bantuan logistik secara berkala.

"Bantuan udah alhamdulillah datang ya. Dari PMI, BPBD, udah datang. Mudah-mudahan aja bantuan yang buat anak sekolah ya, sama balita," kata Ketua RT 7, Oman (50).

Pantauan NadiKabar, Rabu (14/10), pukul 11.00 WIB, tampak sisa bangunan rumah yang hangus terbakar. Puing sisa kebakaran tampak berserakan.

Beberapa warga tampak mencari sisa barang di rumah yang terdampak kebakaran. Tampak garis polisi sudah dipasang di lokasi.