"Ya, jadi kita sudah ke sana. Pas kita ke sana memang sudah selesai perubahan warna merahnya. Kita juga sudah ambil sampel airnya," kata Bayu.

Bayu mengatakan, diperlukan hasil uji laboratorium untuk memastikan apakah air kolam viral tersebut aman dikonsumsi. Menurut Bayu, meskipun ada kandungan zat pewarna dalam air kolam tersebut, masih dalam batas aman atau di bawah ambang batas.

"Secara umum sih tidak baik ya. Tapi kan gini, ada ambang batas. Kalau di bawah ambang batas yang dalam aturannya itu, enggak ada masalah (jika diminum)," kata Bayu.