Empat kru pertama dievakuasi menggunakan helikopter milik Kementerian Kehutanan dengan kode registrasi PK-DAP. Mereka kemudian dipindahkan menggunakan helikopter Bell 412 Penerbad menuju Bandara Kuala Pembuang sebelum dibawa ke fasilitas kesehatan untuk mendapatkan penanganan medis.

Dalam proses penyelamatan awal, empat kru berhasil diangkat dari perairan menggunakan bucket yang dibawa helikopter PK-DAP. Setelah itu, helikopter tersebut kembali ke pangkalan karena persediaan bahan bakar mulai menipis. Informasi penyelamatan kemudian diteruskan kepada tim darat di Kuala Pembuang.

Sementara itu, empat kru lainnya masih dalam proses evakuasi berdasarkan laporan yang disampaikan sebelumnya. Upaya penyelamatan dilakukan melalui jalur udara dan laut dengan melibatkan tim gabungan serta dukungan helikopter Kamov.

"Prioritas utama saat ini adalah menyelamatkan personel yang berada di dalam helikopter," tegasnya.

Terbatasnya jaringan komunikasi di sekitar lokasi kejadian menjadi salah satu kendala dalam penyampaian perkembangan informasi. Tim gabungan saat ini masih berupaya melakukan penyelamatan terhadap seluruh personel.