NADIKABAR.COM — Eskalator di skybridge atau jembatan yang menjadi akses masuk dan keluar Stasiun Bojonggede, Bogor, Jawa Barat, mati. Satu eskalator disebut sudah mati hampir setahun, sementara eskalator lain mati sejak pekan lalu.

Pantauan NadiKabar di lokasi, Selasa (13/10/2026), dua eskalator yang mati itu berada di sisi dekat peron. Sementara, eskalator yang berada di sisi dekat Terminal Bojonggede terlihat aktif.

Petugas tampak meletakkan papan peringatan dan barrier di depan eskalator yang mati. Pengguna KRL terlihat berjalan kaki menggunakan jalur difabel untuk naik ke skybridge atau turun ke peron.

Petugas di lokasi menyebut satu eskalator sudah mati sejak Januari 2026. Sementara, eskalator satu lagi mati sejak Kamis lalu.

Kondisi eskalator yang mati itu dikeluhkan banyak pengguna KRL yang naik dan turun di Stasiun Bojonggede. KAI Commuter sempat menjawab keluhan salah seorang penumpang lewat akun Threads resminya.

"Mohon maaf atas ketidaknyamanan yang Kakak alami. Perbaikan fasilitas eskalator di area Skybridge Stasiun Bojong Gede merupakan kewenangan dari pemerintah daerah setempat. Namun, laporan Kakak Karel teruskan kepada unit terkait, ya. Terima kasih," tulis KAI Commuter hari ini.

Sebagai informasi, skybridge Stasiun Bojonggede diresmikan pada tahun 2023. Eskalator di skybridge itu telah bermasalah beberapa kali.

Pada Juni 2024, eskalator nyaris mati nyaris selama 3 minggu. Pada Oktober 2024, BPTJ resmi menyerahkan pengelolaan skybridge itu ke Pemkab Bogor.