Video yang memperlihatkan proses pencukuran rambut itu kemudian beredar di media sosial. Chalida Phalamat dari Pen Nueng Foundation, organisasi yang bergerak melawan kekerasan terhadap anak di Thailand, turut menyoroti kejadian tersebut.

"Seseorang mengirimkan video pengelola sebuah host bar yang mencukur rambut pelanggan wanita menggunakan alat cukur. Setelah itu, wanita tersebut dibawa ke kantor polisi dan dilaporkan karena makan tanpa membayar," ujar Phalamat.

Dalam video yang beredar, wanita berbaju putih itu terlihat menyetujui sebuah kontrak pembelian rambut. Seorang pria di balik kamera mengatakan bahwa rambutnya akan dibeli sesuai harga pasar.

Rambut wanita itu yang semula sepanjang bahu kemudian dicukur menggunakan alat cukur elektrik. Setelah dicukur, ia terlihat memegang rambutnya yang telah terpotong. Di akhir video menunjukkan rambut wanita itu dipangkas habis hingga botak.