NADIKABAR.COM — Kalbe Consumer Health melalui brand Sakatonik ABC Curcuma Madu terus berkomitmen mendukung program pemerintah dalam menyiapkan Generasi Emas 2045. Menyongsong 100 tahun kemerdekaan Indonesia, kesiapan nutrisi anak sejak dini menjadi kunci utama lahirnya generasi yang sehat dan cerdas.
Head of Vitamin Category Kalbe Consumer Health Revi Octaria menjelaskan bahwa pemenuhan nutrisi optimal berawal dari asupan makanan harian anak. Namun, persoalan anak yang sulit makan sering kali menjadi kendala utama para ibu.
"Kita tahu bahwa 2045 itu ada generasi emas ya, 2045 usia kemerdekaan udah 100 tahun, gimana caranya dari Sakatonik ABC men-support generasi yang akan datang dari segi nutrisi, nutrisi itu kan juga yang pasti utamanya dari makan yang dimakan," ujar Revi di Lapangan Korpri, Lampung Kamis (20/8/2026).
Sebagai bentuk komitmen nyata, Sakatonik ABC mengusung kampanye Gerakan Makan Tanpa Drama. Melalui kegiatan ini, pihaknya memperkenalkan solusi praktis penambah nafsu makan dalam bentuk tablet hisap yang menjadi inovasi pertama di kategorinya.
"Kalo misalkan asupan makan terhambat karena anak-anak gak nafsu makan, Sakatonik ABC Curcuma Madu ini datang sebagai solusi agar anak memilik nafsu makan yang baik sehingga tidak ada drama (makan) tim redaksi ibu dan anak," jelasnya.
Lebih lanjut, kata dia, penggunaan format tablet hisap ini dirancang khusus untuk mengatasi kerepotan pemberian vitamin cair atau sirup yang kerap tumpah dan mengotori baju. Formulasi produk ini menggabungkan berbagai bahan aktif penunjang tumbuh kembang anak seperti Curcuma (Temulawak), Madu, dan Multivitamin (A, B, dan C).
"Sakatonik ABC Curcuma Madu itu kita hadir dalam bentuk tablet hisap, kita tuh vitamin penambah nafsu makan anak pertama dalam bentuk tablet hisap. Karena kita tahu kadang kadang anak anak kalau dikasih dalam bentuk sirup itukan kesulitan ya, tumpah tumpah kotor dan sebagainya," ungkapnya.
Dia menjelaskan vtamin ini dapat dikonsumsi dengan aman oleh anak-anak mulai usia 4-5 tahun. Bentuk tablet hisap yang praktis membuat anak-anak dapat menikmati vitamin layaknya camilan sehat, sekaligus memudahkan para ibu dalam memberikan asupan tambahan tanpa rasa ragu.
Diketahui, kegiatan di Lampung kali ini merupakan bagian dari rangkaian edukasi berkelanjutan yang diusung oleh Sakatonik ABC. Sebelum menyapa para ibu di Lampung, program serupa telah sukses dilaksanakan di Serang. Sakatonik ABC juga berencana memperluas jangkauan kampanye ini ke lima kota besar lainnya pada tahun mendatang.
Langkah ini menegaskan peran aktif sektor swasta dalam mendampingi orang tua mengatasi masalah gizi anak, demi memastikan tumbuh kembang optimal menuju Indonesia Emas 2045.
Sementara itu, Ketua IGTKI-PGRI Provinsi Lampung Nisdaryati dalam sambutannya menyampaikan kegiatan Gerakan Makan Tanpa Drama yang berkolaborasi dengan Senam Sehat Anak Indonesia Hebat ini dilaksanakan bertepatan dengan momentum peringatan HUT ke-81 RI. Tujuannya mengoptimalkan dan mengembangkan motorik kasar anak- anak.
"Kegiatan ini dihadiri oleh anak-anak soleh dan soleha, generasi sehat melalui Senam Indonesia Hebat yang kiranya nanti anak anak ini sebagai wujud untuk generasi emas di tahun 2045 yang akan datang," jelasnya.
"Kegiatan ini dilaksanakan di Lapangan Korpri Teluk Betung, Pemda Provinsi Lampung, peserta yang hadir melalui online maupun offline 43.818, dari jumlah anak anak TK 138.700 TK se-Provinsi Lampung," pungkasnya.