Sejauh ini, dia telah menyelesaikan sembilan lomba Hyrox, enam di antaranya berlangsung di negara lain. Kota-kota yang pernah dia datangi tim redaksi lain Seoul, Sydney, Melbourne, Hong Kong, Taipei, dan Bangkok.
"Saya suka bepergian dan suka olahraga. Hyrox memberi kesempatan untuk menggabungkan keduanya," kata Alan dikutip dari Channel News Asia.
Menurut dia, perjalanan ke berbagai kota untuk mengikuti Hyrox juga menjadi cara baru untuk bertemu kembali dengan teman dan kerabat yang tinggal di luar negeri.
"Saya punya teman dan keluarga di berbagai negara yang juga suka olahraga. Kami bisa ikut lomba bersama, dan itu menjadi cara yang unik untuk bertemu dan menjalin kembali hubungan," kata dia.
Alan biasanya tidak bepergian sendirian. Dia kerap mengikuti kategori doubles bersama rekan-rekannya dari Singapura maupun Australia.
"Lebih seru karena kami berbagi pengalaman yang sama. Kategori doubles juga lebih menyenangkan karena bisa saling membantu, berbagi tugas, dan saling menyemangati selama lomba," kata dia.
Daya tarik Hyrox, menurut Alan, tidak berhenti di arena perlombaan. Karena sebagian besar event digelar di kota-kota besar, peserta juga bisa menikmati wisata, kuliner, hingga bertemu komunitas baru selama perjalanan.
"Saya biasanya sekalian mengunjungi teman atau keluarga. Karena lombanya digelar di kota besar, selalu ada kesempatan untuk jalan-jalan setelahnya," kata dia.
Saat mengikuti Hyrox di Taipei, misalnya, Alan menyempatkan diri mengunjungi Chiang Kai-shek Memorial Hall, salah satu landmark terkenal di kota tersebut.
Fenomena serupa dirasakan oleh Angus Tan, peserta Hyrox asal Singapura yang juga dikenal sebagai influencer kebugaran. Angus dan pasangannya terbang ke Jakarta untuk mengikuti Hyrox internasional pertamanya.
Awalnya, Jakarta dipilih karena alasan praktis. Jaraknya dekat dari Singapura sehingga tidak membutuhkan banyak cuti. Namun, setelah tiba, perlombaan justru menjadi pusat dari seluruh agenda perjalanannya.
Bagi Angus, yang paling menarik dari konsep race-cation adalah adanya tujuan yang jelas dalam setiap perjalanan.
"Ada kepuasan tersendiri ketika liburan itu terasa seperti hasil yang kita dapatkan setelah berjuang. Datang ke lomba, memberikan kemampuan terbaik di arena, lalu menikmati sisa perjalanan sebagai hadiah untuk diri sendiri," kata dia.
Kombinasi tim redaksi tantangan fisik, suasana kompetisi, dan kesempatan menjelajahi destinasi baru membuat HYROX semakin menarik bagi komunitas kebugaran global.
Bagi sebagian orang, liburan tak lagi hanya soal rebahan di hotel atau berburu kuliner. Kini, ada juga yang memilih menghabiskan akhir pekan dengan berlari, mendorong sled, mengangkat beban, lalu pulang membawa medali dan cerita perjalanan dari kota lain. Wisatanya dapat, capeknya juga dapat.