Salah satu warga sekitar objek wisata Batu Luhur, Dedi, menjelaskan bahwa kondisi rusak dan terbengkalainya objek wisata Batu Luhur sudah berlangsung sekitar 2-3 tahun. Padahal dulu, lanjut Dedi, objek wisata Batu Luhur merupakan salah satu objek wisata primadona yang ada di Pasawahan.
Kala itu, hampir setiap hari, wisata Batu Luhur selalu ramai dikunjungi orang untuk berenang dengan panorama perbukitan atau sekadar duduk santai sambil menikmati suasana bebatuan alam kaki Gunung Ciremai di Batu Luhur. Ia berharap, semoga ke depan, objek wisata Batu Luhur dapat kembali bangkit seperti sedia kala.
Sementara itu, mantan pengelola objek wisata Batu Luhur Itok, memaparkan bahwa kondisi terbengkalai objek wisata Batu Luhur sudah berlangsung cukup lama. Menurutnya, ada beberapa faktor yang menyebabkan sepinya objek wisata Batu Luhur seperti pandemi COVID-19 dan banyaknya tempat wisata baru yang ada di kaki Gunung Ciremai.