"Banyak petani hanya memiliki sedikit pohon (durian black thorn), sehingga mendapatkan buahnya sangat sulit," ujarnya.
Vo Tan Loi, ketua Asosiasi Durian Dong Thap, mengatakan bahwa pohon durian Black Thorn menghasilkan buah berkualitas tinggi tetapi memang hasil panennya jauh lebih rendah daripada varietas lainnya.
Misalnya, pohon durian Monthong yang berumur enam tahun dapat menghasilkan 30-50 buah per tahun. Sedangkan Black Thorn hanya bisa menghasilkan kurang dari setengah jumlah tersebut. Hasil panen rendah nini membuat banyak petani enggan memperluas budidaya karena harganya akan lebih tinggi dan belum tentu menguntungkan.
Durian Black Thorn memang tergolong varietas premium. Bentuk buahnya lebih bulat, hampir menyerupai segi lima. Durinya juga pendeng dan jarang-jarang.
Warna daging durian ini kuning keemasan dengan aroma lebih kuat daripada jenis lainnya. Black Thorn juga punya cita rasa manis alami yang legit dan creamy. Daging buahnya pun tebal, teksturnya halus, tidak berserat, dan meleleh dalam mulut.
Harganya dibanderol mulai dari Rp200.000 ke atas. Namun, untuk ukuran durian dengan berat lebih dari 1 kilogram, harganya bisa mencapai Rp1-1,4 juta.