Oleh karena itu, jumlah jenazah yang dilakukan identifikasi terus bertambah dari waktu ke waktu.

Menyikapi banyaknya temuan korban itu, Rumah Sakit Bhayangkara Banjarmasin menyiapkan dua kontainer pendingin dengan kapasitas maksimal 200 orang untuk menampung jenazah.

Kontainer pendingin dibutuhkan manakala banyak temuan jenazah hingga harus disimpan terlebih dahulu.

Sementara tim DVI memerlukan waktu yang cukup lama untuk proses identifikasi ketika kondisi jasad sudah sulit dikenali.