NADIKABAR.COM — Perusahaan gim Electronic Arts (EA) mengumumkan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap sekitar 400 karyawan atau tiga persen dari total tenaga kerjanya serta penutupan studio BioWare, pengembang di balik seri gim "Mass Effect" dan "Dragon Age".

Dilansir dari laporan Engadget pada Rabu (21/10) waktu setempat, keputusan penutupan studio yang berbasis di Edmonton, Kanada tersebut diambil setelah dua judul gim besutannya, yakni "Anthem" dan "Dragon Age: The Veilguard", gagal memenuhi target penjualan perusahaan.

Imbas penutupan ini, proyek gim Mass Effect terbaru yang tengah berada dalam tahap awal pengembangan resmi dibatalkan.