Pada hari Kamis, pihak Downing Street menegaskan bahwa vonis bersalah terhadap City merupakan hal yang "serius". Juru bicara Kantor Perdana Menteri (PM) Inggris mengeluarkan pernyataan itu setelah PM Inggris Andy Burnham mengatakan bahwa ia akan "sangat prihatin" jika melihat pemilik saat ini menjual klub tersebut.

Louie French, menteri bayangan bidang olahraga dari Partai Konservatif, menuduh Burnham "mendukung pemilik secara terbuka" di tengah penyelidikan terhadap pendanaan klub dalam beberapa tahun terakhir, serta menyebut komentar Burnham sebagai hal yang "sungguh luar biasa".

Partai Liberal Demokrat mendesak Burnham untuk memublikasikan seluruh rincian pertemuannya dengan pemilik Manchester City, Abu Dhabi United Group (ADUG), serta mengungkapkan segala bentuk jamuan yang ia terima di Stadion Etihad.

Sebelumnya, Burnham, yang juga mantan Wali Kota Manchester Raya, mengatakan kepada BBC bahwa ia tidak ingin melihat pemilik Manchester City yang berasal dari Uni Emirat Arab (UEA) hengkang akibat kasus finansial ini.