"Tekanan yang tidak bisa keluar akan berbalik ke arah ginjal. Dan tekanan ke ginjal. Karena air kencing itu praktis bukan air yang steril, kan. Dan dia akan menekan ginjal. Backflow ke ginjal. Ginjal tidak bisa berfungsi," kata dr Boyke.

Pada akhirnya, kondisi ini bisa menyebabkan gagal ginjal, membuat pasien membutuhkan cuci darah atau transplantasi ginjal. Dengan demikian, kencing yang tidak tuntas tidak boleh dianggap sepele.

"Jadi, katakanlah misalnya harusnya 300 mili di kandung kencing bisa tuntas. Tapi hanya sisa 150 karena nggak tuntas. Tekanan dari atas ada lagi. Lama-lama tinggi, kan, bisa ke atas ke ginjal," katanya.