NADIKABAR.COM — Pemimpin Partai Yashar Gadi Eisenkot menegaskan tidak akan bergabung dengan pemerintahan yang dipimpin Kepala Otoritas Israel Benjamin Netanyahu, bahkan jika diminta Presiden AS Donald Trump sekalipun, menurut KAN, Senin (2/11).
Menurut penyiar publik Israel itu, Eisenkot menyampaikan pernyataan tersebut dalam pertemuan tertutup baru-baru ini, berdasarkan keterangan sejumlah sumber yang tidak disebutkan namanya.
"Saya tidak akan duduk dalam pemerintahan yang dipimpin Netanyahu," kata Eisenkot, seperti dikutip KAN.
"Jika Trump mengundang saya, saya akan menghormati presiden dan hadir. Namun, saya akan menegaskan bahwa ini menyangkut urusan dalam negeri Israel dan saya akan mencegah segala bentuk campur tangan," ujarnya.
Pernyataan tersebut muncul setelah Netanyahu mengatakan terbuka untuk membahas pembentukan pemerintahan luas, tetapi menegaskan dirinya harus memimpin pemerintahan tersebut.