Selain Bali dan Nusa Tenggara, Jawa dan Sulawesi juga mencatatkan pertumbuhan di atas perekonomian nasional, masing-masing sebesar 5,84 persen (yoy) dan 5,68 persen (yoy).
Meski pertumbuhan ekonomi Jawa lebih rendah dari Bali dan Nusa Tenggara, kontribusinya tetap menjadi yang dominan sebesar 56,05 persen.
Pertumbuhan ekonomi Jawa terutama bersumber dari industri pengolahan, perdagangan, dan konstruksi. DKI Jakarta menjadi provinsi dengan andil pertumbuhan terbesar di Jawa, yakni mencapai 1,63 persen.
Kontribusi terbesar berikutnya yaitu Sumatera dengan andil 22,55 persen. Sumber pertumbuhan utama berasal dari industri pengolahan, perdagangan, dan konstruksi. Sumatera Utara tercatat sebagai provinsi yang memberikan andil terbesar terhadap pertumbuhan ekonomi wilayah tersebut, yakni sebesar 1,13 persen.