"Sementara itu, secara kumulatif hingga triwulan III-2026, pertumbuhan ekonomi Jabar menembus angka 5,81 persen," ucapnya.

Secara spasial di Pulau Jawa, Jawa Barat mencatatkan pertumbuhan tertinggi yakni sebesar 5,89 persen secara tahunan (y-on-y) dengan kontribusi besar mencapai 12,71 persen terhadap perekonomian nasional.

Dari sisi produksi, industri pengolahan tetap menjadi kontributor utama dengan porsi 40,67 persen dan tumbuh 4,98 persen (menyumbang sumber pertumbuhan terbesar 2,09 persen), disusul sektor transportasi-pergudangan serta konstruksi.