"Jadi ini akan membuat kreativitas adik-adik kita mahasiswa menjadi lebih terarah, jadi lebih berbarengan dengan penguasaan sains dan teknologi," ujar dia.
Mendiktisaintek menyampaikan rencana untuk memperkuat materi ekonomi kreatif, dalam pembelajaran kewirausahaan yang diberikan kepada mahasiswa lintas program studi, baik STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) maupun non-STEM.
Pada 2027, Kemdiktisaintek juga merencanakan kompetisi karya ekonomi kreatif dari perguruan tinggi, dengan peluang untuk menampilkan karya-karya mahasiswa.
"Kita akan memasukkan ekonomi kreatif, ke dalam salah satu kurikulum di kampus-kampus kita," ucap dia.