NADIKABAR.COM β€” Eks Kepala Biro Hubungan Masyarakat Kementerian Ketenagakerjaan (Karo Humas Kemnaker), Sunardi Manampiar Sinaga, yang merupakan tersangka kasus pemerasan pengurusan sertifikasi keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di Kemnaker, selesai diperiksa KPK. Sunardi irit bicara setelah diperiksa KPK.

Pantauan NadiKabar.com di gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (11/9/2026), Sunardi keluar dari lobi pukul 16.56 WIB setelah menghadiri pemeriksaan sejak pukul 09.59 WIB. Saat keluar, Sunardi memakai masker putih dan topi.

Sunardi keluar dengan pengawalan lima orang. Ketika keluar, Sunardi menepis dugaan dirinya turut memperoleh aliran uang di kasus ini.

"Nggak ada, nggak ada (terima aliran uang). Kamu tanya aja sana (ke penyidik KPK)," kata dia.

Selain Sunardi, KPK memanggil dua orang lainnya, yakni Chairul Fadhly Harahap selaku Sekretaris Ditjen Bina Pengawasan Tenaga Kerja dan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) serta Haiyani Rumondang selaku Direktur Jenderal Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan Keselamatan dan Kesehatan Kerja tahun Kementerian Ketenagakerjaan (2020-2024).

Chairul memenuhi panggilan pemeriksaan KPK, sementara Haiyani tidak hadir. Sunardi ditetapkan sebagai tersangka baru dalam perkara ini bersama Chairul dan ⁠Haiyani. Chairul dan Haiyani juga sudah ditetapkan sebagai tersangka. Ketiganya diumumkan sebagai tersangka oleh KPK sejak 11 Desember 2025 dan telah dicegah oleh KPK untuk ke luar negeri selama 6 bulan.

Jubir KPK Budi Prasetyo menyebut ketiganya ditetapkan sebagai tersangka baru dalam perkara ini setelah penyidik menemukan ada aliran uang yang mengalir ke mereka.

"Di antaranya itu (ada aliran dana)," kata jubir KPK, Budi Prasetyo, kepada wartawan, Jumat (12/12/2025).