Sebaliknya, dokumen gugatan menyebut kebijakan Netanyahu selama beberapa tahun justru telah meningkatkan bahaya yang ditimbulkan oleh organisasi teroris di Gaza.
Bar mengundurkan diri pada Juni 2025. Saat itu, ia mengakui bahwa seluruh sistem runtuh di dalam badan keamanan tersebut dan Shin Bet gagal membunyikan tanda bahaya.
Namun, Bar menyatakan pengunduran dirinya merupakan bentuk tanggung jawab sebagai kepala organisasi. Ia juga bersikeras telah memperingatkan Netanyahu sebelum 7 Oktober mengenai potensi ancaman yang berkaitan dengan Hamas.
Atas tuduhan pencemaran nama baik tersebut, Bar menuntut ganti rugi sebesar 3 juta shekel atau sekitar US$ 968.500 (Rp 17,38 miliar) dari Netanyahu.
Bar mengatakan dirinya segera menghubungi sekretaris militer perdana menteri ketika muncul tanda-tanda kemungkinan serangan. Namun, ia mengaku tidak memiliki nomor telepon langsung Netanyahu.
Menanggapi gugatan tersebut, Netanyahu mempertanyakan alasan Bar tidak menghubunginya secara langsung. Dalam pernyataan yang dirilis partainya, Likud, Netanyahu mengatakan mempertanyakan keseriusan gugatan tersebut.