"Ronen, apakah Anda serius?" tanya Netanyahu.
"Anda memiliki nomor telepon saya di saluran khusus (red line) dan bisa saja langsung menelepon saya, sebagaimana yang dilakukan oleh semua kepala badan keamanan," ucapnya.
"Berapa banyak nyawa yang bisa kita selamatkan seandainya saja Anda menelepon tepat waktu?" tanyanya.
Serangan Hamas pada 7 Oktober 2023 dilakukan dengan menerobos wilayah Israel menggunakan truk pikap dan paralayang. Para militan kemudian melepaskan tembakan di berbagai lokasi, termasuk sebuah festival musik.
Berdasarkan penghitungan AFP yang merujuk pada data resmi Israel, serangan tersebut menewaskan 1.221 orang. Para militan juga membawa 251 orang sebagai sandera ke Gaza, dengan 44 di antaranya dilaporkan telah meninggal dunia.
Israel merespons serangan tersebut dengan melancarkan operasi militer besar-besaran di Gaza. Menurut Kementerian Kesehatan Gaza, yang berada di bawah kendali Hamas, serangan Israel telah menewaskan lebih dari 74.300 orang. Meski kementerian tersebut beroperasi di bawah kendali Hamas, data yang dirilisnya secara umum dinilai dapat dipercaya oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).