Pada klasemen akhir kelas tersebut, Dimas berhasil keluar sebagai juara pertama, disusul Faisal di posisi kedua, sementara Dito Ariotedjo menempati posisi ketiga.
"Ajang ini luar biasa persaingannya. Bukan podiumnya yang menjadi incaran, tapi bagaimana kita bisa terus mengembangkan diri dan menembus batas kemampuan kita selama ini," ucap pria yang juga pengurus Partai Golkar tersebut.
Keikutsertaan Dito dalam AIC 2026 juga menjadi daya tarik tersendiri mengingat kiprahnya sebagai mantan Menteri Pemuda dan Olahraga. Hal ini sekaligus membuktikan perhatiannya terhadap perkembangan olahraga nasional belum luntur.