Perwira menengah Polri itu menyebut pelaku memilih korbannya secara acak. Pada saat kejadian, pelaku berpura-pura menjadi perawat dan mendatangi keluarga bayi itu pada Senin (31/8) sekira pukul 11.30 WIB.

Saat itu, bayi tersebut tengah digendong oleh neneknya. Pelaku pun mengambil bayi itu dengan dalih untuk dicek dokter di lantai 1.

Pihak keluarga bayi sempat curiga karena perawat datang sebelum jam pengecekan yang seharusnya pukul 12.00 WIB.