NADIKABAR.COM — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat sebanyak 98 Zona Musim (ZOM) yang biasanya memiliki karakteristik hujan sepanjang tahun, kini berbalik mengalami musim kemarau akibat tekanan fenomena El Nino sangat kuat sepanjang 2026.
Deputi Bidang Klimatologi BMKG Ardhasena Sopaheluwakan dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa, menjelaskan anomali suhu muka laut di wilayah Nino 3,4 Samudra Pasifik mencapai rata-rata +2,63 yang menekan pembentukan awan hujan di wilayah Indonesia.
"Secara klimatologis Indonesia memiliki 110 ZOM tipe basah sepanjang tahun. Namun pada 2026 ini sebanyak 98 ZOM diantaranya ikut terdampak kekeringan dan mengalami musim kemarau," katanya.