NADIKABAR.COM — Sebanyak 22 karyawan dapur makanan bergizi gratis (MBG) di Kelurahan Mande, Kota Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), tiba-tiba diberhentikan. Mereka pun mendatangi dapur MBG untuk memprotes keputusan tersebut, tadi sore.
Puluhan emak-emak yang sebelumnya bekerja di dapur MBG itu mengaku tidak terima diberhentikan secara sepihak. Mereka juga mempertanyakan alasan pemberhentian karena setelah mereka dipecat, muncul karyawan baru yang menggantikan posisi mereka.
"Kami datang ke sini untuk mempertanyakan alasan kami tak lagi disuruh bekerja," kata salah seoranig karyawan dapur MBG Mande, Nurhidayah (40), Jumat (11/9/2026).
Nurhidayah menyebut total karyawan dapur MBG Mande sebanyak 47 orang. Sementara, 22 orang di antaranya diputus hubungan kerja (PHK). Padahal, mereka masih bekerja seperti biasa dua hari sebelum diberhentikan.
"Dua hari sebelumnya kami masih bekerja, tapi tiba-tiba hari ini diberhentikan," sebutnya.
Menurut dia, pihak dapur SPPG menyebut kuota berkurang sebagai alasan pemberhentian puluhan karyawan tersebut. Namun, para karyawan menilai alasan itu janggal karena posisi mereka justru diisi oleh karyawan baru.