NADIKABAR.COM — Atlet Indonesia Emilia Nova menuntaskan rangkaian nomor saptalomba atau heptathlon Asian Games Aichi-Nagoya 2026 dengan mengumpulkan total 5.279 poin setelah menjalani tujuh nomor pertandingan di Mizuho Sports Park, Nagoya, Jepang, Jumat.

Emilia mengaku penampilannya secara keseluruhan cukup baik, meski masih terdapat sejumlah nomor yang hasilnya belum sesuai dengan ekspektasi.

"Ya lumayan lah, lumayan bagus. Cuman ada beberapa nomor yang bagus. Ada yang personal best, tapi ada beberapa nomor juga yang enggak sesuai ekspektasi," kata Emilia seusai perlombaan.

Pada hari kedua, Jumat, Emilia menjalani tiga nomor terakhir, yakni lompat jauh, lempar lembing, dan lari 800 meter.

Di nomor lompat jauh, Emilia mencatatkan lompatan sejauh 5,49 meter dan memperoleh 697 poin untuk menempati peringkat ketujuh. Kemudian pada lempar lembing, ia membukukan lemparan 39,69 meter dengan tambahan 661 poin dan berada di peringkat kelima.

Sementara pada empat nomor yang telah dijalani pada hari pertama, Kamis (24/9), Emilia mencatat 13,53 detik pada lari gawang 100 meter dengan 1.046 poin untuk menempati peringkat kedua.

Ia kemudian mencatatkan lompatan 1,59 meter pada lompat tinggi untuk memperoleh 724 poin, dilanjutkan dengan tolakan 11,39 meter pada tolak peluru yang menghasilkan 621 poin. Pada nomor lari 200 meter, Emilia mencatat waktu 25,16 detik dan mengoleksi 872 poin.

Pada nomor penutup, lari 800 meter, Emilia mencatat waktu 2 menit 32,81 detik dan mengoleksi 658 poin. Dengan hasil tersebut, Emilia mengumpulkan total 5.279 poin dari tujuh nomor saptalomba.

Bagi Emilia, penampilan di nomor saptalomba pada Asian Games Aichi-Nagoya menjadi pengalaman tersendiri. Sebelumnya, atlet kelahiran 1995 itu lebih dikenal sebagai spesialis lari gawang dan telah dua kali tampil pada Asian Games.

"Biasanya kan Emil turunnya gawang, tiba-tiba turun saptalomba. Ini bakal Emil jadikan motivasi buat ke depannya latihan lagi, semangat lagi," ujar Emilia.

Ia juga menyebut persaingan di nomor saptalomba cukup ketat. Podiun dari nomor tersebut didominasi oleh atlet Jepang, dengan Yuri Tanaka meraih medali emas setelah mencatatkan nilai 5.920 poin, sementara Nanaka Kaiji meraih medali perak dengan membukukan nilai 5.673 poin.

Podium terakhir ditempati oleh Alina Chistyakova dari Kazakhstan dengan total nilai 5.568 poin.