"Kita tidak menarget medali karena memang musuh-musuhnya sudah level dunia. Jadi kita berharap posisi terbaik untuk mendapatkan poin sebanyak mungkin di try out dunianya," ujar Rizan.

Menurut dia, persaingan memperebutkan kuota Paralimpiade masih berlangsung hingga akhir 2027. Karena itu, setiap kejuaraan internasional menjadi bagian penting dalam upaya memperbaiki posisi Indonesia.

Rizan menjelaskan Indonesia berupaya mengejar kuota berdasarkan peringkat negara (by nations), sementara penentuan atlet yang nantinya tampil di Los Angeles akan dilakukan oleh tim pelatih bersama Komite Paralimpiade Nasional (NPC) Indonesia.

"Kita belum mendapatkan slot atlet. Misal kita bisa ranking delapan Asia, insya Allah kita mendapatkan satu slot by nations. Nantinya kami dari tim pelatih dan NPC Indonesia yang menentukan siapa atletnya yang akan diberangkatkan ke Paralimpiade," katanya.

Keberangkatan ke Belanda juga menjadi kelanjutan dari penampilan positif tim para balap sepeda Indonesia pada Asian Para Games 2026.