"Dan tentunya memberikan kontribusi bagi masyarakat," ujar Suyitno.
Suyitno menegaskan penguatan ekosistem riset menjadi salah satu agenda penting transformasi pendidikan tinggi keagamaan Islam. PTKIN didorong untuk terus meningkatkan kualitas penelitian, publikasi ilmiah, kolaborasi akademik, serta dampak riset terhadap penyelesaian berbagai persoalan masyarakat.
"Prestasi ini harus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas. Kita ingin riset PTKIN semakin relevan, memiliki dampak, dan mampu berkontribusi dalam menjawab tantangan bangsa dan kemanusiaan," katanya.
Sementara itu, Direktur Pendidikan Tinggi Islam Kemenag Sahiron meminta civitas akademika PTKIN terus memperkuat budaya akademik dan riset.
Menurut dia, capaian empat PTKIN tersebut menunjukkan bahwa perguruan tinggi Islam memiliki potensi besar untuk bersaing dalam ekosistem pendidikan tinggi global.