NADIKABAR.COM — Chongqing, Tiongkok, (ANTARA/PRNewswire)- Ajang Gastech 2026 di Bangkok International Trade Exhibition Centre menarik kehadiran 59.468 pengunjung dari lebih dari 150 negara. Dari sekitar 1.000 pengunjung yang berkunjung ke stan Endurance Energy, perusahaan ini mencatat lebih dari 100 prospek bisnis. Asia Tenggara menjadi salah satu kawasan yang menjadi fokus utama.
Salah satu tantangan yang kerap dihadapi Thailand, Indonesia, dan negara-negara di sekitarnya adalah pengembangan ladang gas skala kecil serta proyek biogas yang secara teknis memiliki potensi, namun belum layak secara komersial karena biaya pengembangannya masih terlalu tinggi. Akibatnya, sebagian potensi gas belum dapat dimanfaatkan secara optimal, bukan karena keterbatasan cadangan, melainkan komposisinya yang tidak memenuhi spesifikasi untuk diproses dengan fasilitas konvensional.
Endurance Energy menawarkan solusi dengan memindahkan sebagian besar proses kompleks tersebut ke fasilitas produksi. Teknologi desulfurisasi, dekarbonisasi, dehidrasi, dan penghilangan merkuri diintegrasikan dengan unit pencairan gas dalam konfigurasi berbasis rangka modular. Unit lalu dikirim dalam kondisi lengkap dan dapat segera menjalani proses uji coba di lokasi proyek. Melalui pendekatan ini, pengembangan ladang gas skala kecil secara bertahap dapat dilakukan dengan pertimbangan teknis dan ekonomi yang lebih realistis.
"Proyek skala kecil jarang gagal karena persoalan teknis," kata David Li, Vice President, Global Business Development Group, Endurance Energy. "Biasanya, persoalannya terletak pada jadwal dan siapa yang akan menangani masalah ketika terjadi gangguan."