NADIKABAR.COM — Kuala Lumpur, Malaysia, (ANTARA/PRNewswire)- EnerAI memperkenalkan rangkaian solusi pasokan daya terintegrasi untuk pusat data kecerdasan buatan (AI) dalam ajang International Conference on Built Environment & Sustainability (ICBE&S) 2026 di Malaysia. Ajang edisi ketiga yang diadakan ASHRAE Malaysia Chapter ini menjadi debut resmi EnerAI di pasar Malaysia. EnerAI menampilkan empat solusi utama, yakni EnerNeo Solid State Transformer (SST), kontainer daya tegangan menengah, kontainer daya tegangan rendah, dan kontainer daya SST prafabrikasi. Kehadiran produk-produk tersebut menarik minat pengunjung dan pelaku industri untuk berdiskusi mengenai infrastruktur pasokan daya bagi pusat data AI (AIDC).

Permintaan komputasi AI yang terus meningkat mendorong Malaysia berkembang menjadi salah satu pusat data utama di Asia Tenggara. CEO, EnerAI, Teddy Zhang mengatakan, "Lonjakan beban kerja AI dan kebutuhan daya per rak, keterbatasan pemanfaatan lokasi, waktu pembangunan, serta kompleksitas sistem kelistrikan menjadikan arsitektur pasokan daya faktor penting dalam pengembangan pusat data AI. EnerAI mengembangkan teknologi 800 VDC dan menyediakan solusi pasokan daya menyeluruh, dari energi hingga cip, untuk mempercepat pembangunan pusat data."

Dalam ajang tersebut, EnerAI memperkenalkan EnerNeo SST, teknologi yang mengonversi arus bolak-balik (AC) tegangan menengah langsung menjadi arus searah (DC) 800 V. Produk ini memiliki kepadatan daya 312 kW/m² dan efisiensi puncak 98,5%. Dibandingkan solusi pasokan daya konvensional, EnerNeo SST mengurangi kebutuhan ruang distribusi daya lebih dari 50%. Arsitektur yang memisahkan zona tegangan rendah dan menengah juga mendukung ketersediaan sistem hingga 99,999%.