Menurut dia, penyelenggaraan kegiatan berskala internasional tidak hanya membutuhkan kapasitas ruang yang besar, tetapi juga fleksibilitas venue, aksesibilitas, standar keselamatan, serta dukungan operasional yang memadai.

ICE BSD City memiliki 10 exhibition hall dengan luas sekitar 50.000 meter persegi, convention hall seluas 4.000 meter persegi, 33 ruang pertemuan, serta area luar ruang.

Karmila mengatakan penyelenggaraan kegiatan internasional juga dapat memberikan dampak ekonomi terhadap sektor pendukung di sekitar lokasi acara, antara lain perhotelan, transportasi, kuliner, ritel, dan berbagai layanan lainnya.

Selain itu, ICE BSD City mengembangkan sejumlah inisiatif keberlanjutan, termasuk berkolaborasi dengan Rekosistem dalam penyediaan Reverse Vending Machine (RVM) dan pengelolaan sampah di kawasan venue.

Penyelenggaraan Enlit Asia dan MKI Electricity Connect 2026 sekaligus menjadi ruang bagi pelaku sektor energi untuk memperluas jejaring, menjajaki investasi, serta membangun kemitraan dalam menghadapi kebutuhan transformasi sistem ketenagalistrikan di kawasan ASEAN.