"Anyway, pertama kali ditawari peran Kafka ini senang banget karena memang pengin sih balik ke film lagi," ungkap Afgan.
Di balik cerita komedinya, film ini juga mengangkat kisah tentang perjuangan perempuan, dunia kerja, serta arti penting setiap pekerjaan yang dilakukan dengan cara halal.
"Menurut aku, nggak ada pekerjaan yang kecil karena pekerjaan yang halal itu pasti berarti dan kalian pasti bermanfaat untuk keluarga kalian dan bermanfaat untuk diri kalian juga," kata Enzy.
Menurut Afgan, sebelumnya dia belum pernah mendapatkan tawaran untuk menjadi pemeran utama dalam sebuah film dengan karakter yang dirasa cocok seperti Kafka. Afgan juga berterima kasih kepada Enzy serta pihak Starvision yang telah mengajaknya bergabung dalam proyek tersebut.
"Cuman belum pernah dapat tawaran yang untuk lead kayak gini, belum pernah dapat tawaran yang secocok ini gitu. Jadi thank you banget. Thank you banget Nay sudah diajakin. Pak Parwez, ini pertama kali aku kerja sama dengan Starvision loh. Wuih, nggak nyangka ya jadi bintang film," kata Afgan.
Agensi Rumah Tangga merupakan film drama komedi yang disutradarai Naya Anindita. Film ini diadaptasi dari novel laris berjudul sama karya Almira Bastari dan skenarionya ditulis oleh Upi serta Ayu Anggraini Putri. Film tersebut mengisahkan Katia (Enzy Storia), perempuan yang mendadak terkena PHK. Di tengah kewajiban membayar cicilan KPR dan tekanan sang ibu yang ingin dirinya menjadi PNS, Katia memilih mengambil langkah berani.
Ia kemudian mendirikan agen penyalur Asisten Rumah Tangga (ART) bernama Agensi Rumah Tangga. Bisnis baru Katia ternyata nggak berjalan mulus. Ia harus menghadapi berbagai klien dengan permintaan dan tingkah yang unik. Salah satunya adalah seorang superstar bernama Kafka (Afgan).
Film Agensi Rumah Tangga dijadwalkan tayang serentak di bioskop Indonesia mulai 10 September 2026. Selain Enzy Storia dan Afgan Syahreza, film ini juga dibintangi Fita Anggriani, Ardit Erwandha, Yunita Siregar, Unique Priscilla, Tike Priatnakusumah, Nada Novia, Ummi Quary, Neneng Wulandari, Boah Sartika, Dea Panendra, Musdalifah Basri, Astrid Juwita, Priska Baru Segu, Nury Zhafira, Mega Salsabila, dan Nazira C. Noer.