NADIKABAR.COM — Elite Pro Championship (EPC) 2026 resmi dimulai pada Rabu (4/11). Memasuki tahun ketiga penyelenggaraan, kompetisi basket kelompok usia ini diikuti 10 tim dari lima provinsi di Indonesia.

Sebanyak 58 pertandingan akan digelar pada 4 November hingga 2 Desember 2026 di Dewa United Arena, Tangerang. Kompetisi diawali dengan fase reguler sebelum berlanjut ke babak playoff.

Pada hari pertama, tiga tim berhasil mengawali perjalanan dengan kemenangan. Dewa United Elite mengalahkan Hangtuah Jakarta 73-50, Go Jakarta Basketball menundukkan Bhinneka Solo 97-56, sedangkan Spartans Dream City menang atas Cakra Sakti Basketball dengan skor 67-59.

Dewa United Elite tampil dominan sejak awal saat menghadapi Hangtuah Jakarta. Mereka unggul 35-21 pada paruh pertama dan memperlebar jarak menjadi 61-34 pada kuarter ketiga sebelum menutup pertandingan dengan kemenangan 73-50.

I Nyoman Aldo Dharma Yudha, Yorghy Rizki Fahrezy, dan Muhammad Daiva Farrel masing-masing mencetak 11 poin. Sementara itu, Hafiza Ratasyah Elghifari menjadi pencetak angka terbanyak Hangtuah dengan 23 poin.

Pemain Dewa United Elite, Elang Satria Rajendra Dewanto, menegaskan fokusnya adalah membantu tim meraih gelar juara, bukan mengejar pencapaian individu. Ia juga mengaku semakin nyaman bermain bersama adiknya, Sakha, berkat chemistry yang sudah terbangun sejak tingkat SMP.

"Aku jadi seperti jembatan buat anak-anak. Aku enggak mikirin skor atau yang lain-lain. Pokoknya aku ingin tim aku juara dan menang," ujar Elang dalam keterangan persnya.

Pada pertandingan kedua, Go Jakarta Basketball tampil meyakinkan dengan kemenangan 97-56 atas Bhinneka Solo. Muhammad Haikal Wibisono dan Khairan Putra Deas menjadi pencetak angka terbanyak dengan masing-masing 15 poin. Sementara Hosea Fernando Salomo menyumbangkan 19 poin untuk Bhinneka.

Pemain Go Jakarta, Bryant Citra Rahardja Manuputty, mengatakan timnya telah melakukan persiapan sejak enam bulan sebelum kompetisi. Ia berharap pengalaman EPC dapat menjadi kesempatan bagi para pemain untuk berkembang dan meningkatkan performa dibandingkan musim sebelumnya.

Sementara itu, Spartans Dream City harus bekerja lebih keras untuk mengalahkan Cakra Sakti Basketball. Sempat tertinggal 16-18 pada kuarter pertama, Spartans berhasil membalikkan keadaan dan menang 67-59.

Davin Abby Rafarizq menjadi pemain paling produktif Spartans dengan 16 poin dan enam rebound. Adapun Danang Abimanyu mencatatkan 14 poin dan 11 rebound untuk Cakra Sakti.

Davin mengatakan timnya telah menjalani persiapan hampir dua bulan. Target Spartans adalah memenangkan setiap pertandingan sekaligus menjaga momentum untuk meraih gelar juara.

Rangkaian EPC 2026 berlanjut pada Kamis (5/11) dengan mempertemukan Satya Wacana vs Immortal Basketball Club, MVP Basketball vs BBM CLS Knights, serta Bhinneka Solo vs Spartans Dream City.

Selain menjadi ajang kompetisi, EPC 2026 diharapkan menjadi wadah bagi pebasket muda untuk mengasah kemampuan dan menambah pengalaman bertanding.

Penggemar dapat menyaksikan pertandingan langsung di Dewa United Arena dengan tiket mulai Rp20.000 untuk kategori pelajar dan Rp50.000 untuk tiket reguler per pertandingan. Pertandingan juga dapat disaksikan melalui kanal YouTube resmi Elite Pro Championship.