NADIKABAR.COM — Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek) Stella Christie beberkan skill wajib yang perlu dimiliki anak muda Indonesia dalam menghadapi era green jobs. Stella menilai era ekonomi hijau punya peluang besar bagi Indonesia.
Berbagai lapangan pekerjaan baru atau tepatnya pekerjaan ramah lingkungan (green jobs) akan segera hadir. Untuk menghadapi hal itu, pemerintah tengah menyiapkan talenta unggul dengan kompetensi yang relevan.
Berbagai bidang green jobs dinilai Stella membutuhkan cognitive skills atau keterampilan berbasis otak tingkat tinggi. Untuk mencapai hal itu, anak muda perlu memiliki kemampuan learning to learn (kemampuan mempelajari hal baru) dan bisa beradaptasi dengan cepat.
Keduanya bisa dicapai dengan dukungan pendidikan formal dan kemampuan teknis yang memadai. Selama perkuliahan, Wamen Stella menekankan kampus perlu memperkuat research mindset mahasiswa sebagai fondasi kemampuan learning to learn.
Research mindset atau berpikiran riset bukan berarti mahasiswa harus menjadi peneliti. Tetapi, kemampuan ini membuat mahasiswa bisa merumuskan pertanyaan secara tepat dan menjawabnya secara sistematis berdasarkan data dan logika.
"Berpikiran riset bukan berarti akan menjadi peneliti. Berpikiran riset artinya mampu untuk menanyakan pertanyaan secara tepat dan menjawab pertanyaannya secara sistematis menggunakan data dan logika," ujar Wamen Stella dikutip dari laman Kemdiktisaintek, Jumat (28/8/2026).
Selain menggodok kemampuan mahasiswa, kampus juga bisa terus memberikan exposure tentang beragam green jobs. Contoh green jobs yang disampaikan Stella adalah geothermal dan natural hydrogen.
Agar mahasiswa punya pengalaman nyata, kampus disarankan untuk bisa berkolaborasi dengan industri. Kolaborasi yang dimaksud bisa melalui kursus, metode pembelajaran, hingga workshop di universitas.
"Pintu kita di Kemdiktisaintek sangat terbuka untuk kita membuat kursus-kursus, metode-metode, workshop-workshop di universitas. Jadi jangan nunggu setelah lulus, tapi waktu mahasiswa kita masih belajar," sambung Stella.
Masih dikutip dari sumber yang sama, Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Afriansyah Noor menyebut era green jobs tidak hanya menghadirkan pekerjaan baru. Era ini juga akan mendorong adanya perubahan pada isi pekerjaan yang sudah ada.
"Teknisi listrik, operator produksi, tenaga pengadaan, serta petugas keselamatan dan kesehatan kerja dapat menjadi bagian dari green jobs ketika pekerjaannya mendukung praktik usaha yang lebih berkembang," sampainya.