NADIKABAR.COM — Presiden Turkiye Recep Tayyip Erdogan menyerukan penghapusan hak veto di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) karena menilai sistem saat ini tidak lagi mencerminkan kondisi dunia modern.
"Penghapusan hak istimewa veto harus menjadi titik awal sekaligus tujuan strategis utama dari setiap reformasi yang berarti," tulis Erdogan dalam artikel yang diterbitkan Bloomberg pada Selasa.
Erdogan mengatakan berbagai tragedi dalam beberapa tahun terakhir, termasuk pandemi, krisis energi, gangguan rantai pasok, dan konflik regional, menunjukkan bahwa penyelesaian krisis global tidak dapat terus diserahkan kepada sejumlah kecil negara.
Menurut Erdogan, Dewan Keamanan PBB masih mencerminkan struktur hubungan internasional pada era setelah Perang Dunia II.