"Sistem tersebut telah menyatakan kegagalannya. Jutaan orang berjuang untuk bertahan hidup di tengah penderitaan akibat kelaparan dan kemiskinan. Ketika kekerasan dan ketidakadilan menjadi hal yang lumrah, semakin sedikit pihak yang mendukung perdamaian," kara Erdogan.
"Lihatlah Jalur Gaza. Saat ini, di Jalur Gaza yang telah menjadi puing-puing, masyarakat berusaha bertahan hidup di antara reruntuhan rumah mereka sendiri. Namun, akses terhadap bantuan kemanusiaan masih dibatasi," ujar presiden Turkiye tersebut.
Dalam beberapa tahun terakhir, Erdogan telah mendorong reformasi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) karena menilai sistem keamanan internasional yang dibentuk setelah Perang Dunia II tidak lagi sesuai dengan realitas geopolitik saat ini.