Sementara, bila bentrokan terkait aksi negatif selaku suporter, maka tim dan komunitas fan harus menerima konsekuensi sesuai tingkat pelanggaran, termasuk kemungkinan pengurangan poin bagi klub bersangkutan.

Menurut Erick, setiap pemangku kepentingan (stakeholder) penyelenggaraan pertandingan seperti klub, penyelenggara kompetisi, komunitas fan, dan kepolisian memiliki tanggung jawab masing-masing.

Terkait tindak kejahatan setelah laga di Pakansari, dia mengaku telah berkoordinasi dengan kepolisian. Kini PSSI hanya bisa menunggu proses penyelidikan oleh polisi.