Kita harus menjadikan dua kepergian ini sebagai pengingat untuk melakukan perbaikan nyata. Sebab, ukuran keberhasilan sebuah kompetisi juga termasuk dalam hal seberapa baik kita menjaga keselamatan setiap atlet yang berjuang di dalamnya," ujar Erick dalam keterangan resmi, Sabtu (31/10).
Ayudiah sempat mengalami cedera pada jari tangan ketika bertanding di babak perempat final pada Senin (26/10). Ia kemudian mendapatkan penanganan medis dan menjalani operasi di RS Primaya Semarang sebelum dinyatakan meninggal dunia pada Rabu (28/10).
Kepergian Ayudiah menjadi kabar duka kedua dari penyelenggaraan Porprov Jateng 2026, setelah sebelumnya atlet selam asal Kabupaten Jepara, Syabilla Rizkia Putri Raharja, meninggal dunia saat mengikuti perlombaan open water finswimming pada Minggu (25/10).