Sayang, keunggulan Garuda tak bertahan lama. Mereka malah kebobolan dengan 10 pemain Thailand saat Gajah Perang menyamakan kedudukan tiga menit kemudian lewat Iklas Sanron, yang membuat laga berlanjut ke babak adu penalti.
Pada babak tambahan waktu, gol Peeradol Chamratsamee pada menit ke-111 sempat membuat publik SUGBK terdiam. Namun, empat menit berselang gol Elkan Baggott menyelamatkan nasib tuan rumah, yang kemudian memenangkan adu penalti dengan skor 4-2 setelah kiper Emil Audero menepis tendangan Nattapong Sayriya.
"Dua game yang tidak mudah, (lawan Bangladesh) 9-2 tidak mudah, hari ini juga 2-2, tidak mudah. Ini pelajaran bagus untuk semua pemain dan pelatih bahwa kalau memang kita mau masuk Piala Dunia (2030)," ucap Erick.