"Ya, kita bisa lihat bagaimana pengorbanan Yakob, ya, dengan tekanannya setelah membuat kesalahan. Istrinya tegur juga, ternyata luar biasa. Saya juga tidak menyangka bagaimana proses Beckham menjadi pemain tim nasional, pengorbanan daripada orang tuanya luar biasa," ucap Erick.
"Belum lagi pengorbanan para pemain kita yang bermain di luar negeri, seperti Jay, seperti Kevin, Verdonk, semua yang harus berjibaku dengan keterbatasan waktu. Mereka main, pergi, pulang, ya, latihan, main lagi, dan ini sebuah komitmen yang tidak mudah," tambah dia.
Sementara itu, pelatih Timnas U20 Indonesia yang juga sempat menjadi bagian tim kepelatihan tim senior pada babak Kualifikasi Piala Dunia 2026, Nova Arianto, menilai film "The Longest Wait" dapat menjadi warisan pengalaman berharga bagi para pemain muda.
Nova mengatakan pengalaman membela timnas memiliki kebanggaan tersendiri yang berbeda dari bermain bersama klub. Karena itu, ia berharap kisah para pemain dalam film tersebut dapat memotivasi generasi muda untuk terus berjuang meraih kesempatan membela Indonesia.
"Kalau dari saya terbaik adalah pesan untuk memberikan legacy ini untuk pemain-pemain muda ya, di mana pemain-pemain muda bisa menjadi sebuah pengalaman untuk menjadi pemain nasional, itu ada sebuah kebanggaannya tentu," kata Nova.